BAGAIMANA MEMBUAT MADING?

Oleh Sardono Syarief

Majalah dinding yang sering kita sebut dengan istilah mading adalah majalah yang dikelola secara sederhana oleh suatu lembaga. Biasanya oleh sekolah-sekolah dari tingkatan sekolah dasar hingga sekolah lanjutan atas. Namun demikian tidak menutup kemungkinan, mading pun bisa dibuat dan dipajang pula oleh kantor-kantor pemerintahan, seperti kantor balai desa, kantor kecamatan, kantor bupati, dan lain sebagainya. Majalah dinding juga bisa kita pajang di tempat-tempat umum, seperti di terminal, stasiun kereta, halte, dan tempat umum yang lain.

Ditilik dari formatnya yang apa adanya, maka majalah dinding bisa dikatakan sebagai majalah yang amat sederhana. Kesederhanaan ini antara lain meliputi; penampilannya, bentuknya, pengelolaannya, hingga pada keterbatasan kolom atau ruang yang disediakan. Sebagai guru, tentunya kita tak asing lagi dengan majalah dinding. Terlebih guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Melalui majalah ini kita bisa mengenalkan dan melatih anak didik untuk mencoba berkarya. Utamanya yang ada kaitannya dengan tulis-menulis. Sehubungan dengan itu, ada beberapa hal yang perlu dikuasai untuk bisa menciptakan majalah dinding di sekolah kita.

Pertama, Karakteristik Mading
Majalah dinding, baik itu yang dikelola oleh sekolah maupun lembaga lain rata-rata memiliki karakter yang amat sederhana. Dikatakan sederhana, karena bentuk penampilannya lembaran, tidak berbentuk buku/majalah sebagaimana yang biasa kita kenal. Mading memiliki karakter mudah dibaca sambil berdiri. Untuk membaca majalah ini juga tidak dibutuhkan waktu terlalu lama. Mading bisa dibaca sepintas. Bisa dibaca dengan jarak lebih 30 cm dari mata kita. Mading merupakan majalah berbentuk hiasan - tulisan dan gambar- yang dipajang di dinding, yang tidak memiliki banyak kolom atau ruangan.

Kedua, Kolom atau Ruang pada Mading

Dengan kesederhanaannya, agar tetap menarik perhatian pembaca, mading dihadirkan dengan bentuk kolom-kolom tertentu. Misal; perwajahan mading (cover), ditampilkan dengan nama yang cukup memikat. Nama ditulis dengan bentuk huruf yang mudah dibaca. Usahakan cover majalah ditulis pada warna dasar yang menarik, sehingga baru saja melirik nama madingnya saja, pembaca sudah merasa terpikat untuk terus menikmati tulisan-tulisan yang disuguhkan sampai selesai.

Selain cover, wajah mading ini perlu dipetak-petak lagi menjadi beberapa kolom. Antara lain; kolom pengelola, kolom pengantar redaksi, kolom daftar isi, kolom artikel, kolom berita, kolom puisi, kolom cerita, kolom karikatur, kolom lukisan, dan kolom-kolom yang lain.

Ketiga, Sumber Tulisan
Agar kehadirannya bisa memikat pembaca, terutama anak-anak yang cinta membaca, majalah dinding harus diisi dengan tulisan-tulisan segar. Tulisan hangat yang tengah menjadi perbincangan banyak orang. Jangan menghadirkan berita atau tulisan yang sudah biasa didengar banyak pembaca! Ini jika mading kita ingin dikatakan greeess! Untuk bisa mengisi semua ruang yang ada di mading, hendaknya kolom demi kolom harus diisi dengan tulisan-tulisan tertentu. Pengatar redaksi, diisi oleh pengelola majalah, biasanya guru pembimbing. Kolom berita, bisa diisi oleh guru atau anak-anak (wartawan sekolah) dengan liputan berita kegiatan di sekolahnya. Kolom cerpen, diisi oleh anak-anak yang suka pada tulisan tersebut. Demikian pula dengan kolom puisi dan kolom-kolom yang lain. Mengingat majalah dinding sebagai media latihan menulis bagi anak-anak, maka usahakan semua tulisan bersumber dari hasil karya tulis anak sendiri. Bukan jiplakan atau guntingan dari majalah atau koran sungguhan.

Keempat, Kepala Berita
Setelah semua kolom yang tersedia di majalah dinding terisi tulisan, sebagai guru pembimbing kita haruslah bisa segera menentukan judul berita (head line) yang menarik. Kita tentukan judul tulisan yang mudah dipahami oleh anak-anak. Judul berita sebisa mungkin merupakan rangkuman dari tulisan yang ada pada majalah dinding yang kali itu ditampilkan. Dengan demikian, setiap kali mading tampil, judul berita pun berbeda-beda.

Kelima, Perwajahan
Perwajahan disebut juga tataletak atau lay out. Agar penampilan mading yang kita suguhkan kepada pembaca selalu tampak menarik, tentu saja perlu kita poles dengan wajah yang cantik. Kita tata kolom demi kolom sedemikian rupa, agar menghasilkan tataletak yang cukup memikat. Dengan wajah dan tatanan yang cantik ini diharapkan anak-anak tidak cepat merasa bosan untuk terus membacanya. Sehingga kehadiran majalah dinding kita tak sia-sia. Majalah dinding kita mendapat tanggapan baik dari pembaca (anak-anak), syukur dari sesama guru.

Demikian sekilas tulisan tentang bagaimana cara membuat majalah dinding. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi rekan-rekan guru, khususnya pengasuh majalah dinding di sekolah-sekolah.***

39 komentar:

  1. oemy joerank mengatakan...

    pingin tau mengenai tata tertib yang biasa di gunakan dalam lomba malding.makasih.salam kenal

  2. admin mengatakan...

    wah, tulisan ini kiriman dari pak sardono syarif. tapi menurut hemat kami, nilai majalah dinding jutsru terletak pada keunikan dan kreativitas, baik dalamhal lay-out maupun content atau isinya. semoga sukses lombanya.

  3. admin mengatakan...

    sama-sama, pak yudi. itu tulisan pak eardono syarief!

  4. admin mengatakan...

    salam kenal juga. wah, utk tata tertib lomba mading secara umum biasanya mading mesti dibuat di tempat lomba, tema dan ketentuan lain ditentukan oleh panitia. semoga sukses lombanya.

  5. Roobbyyn mengatakan...

    HOII BIKININ MANDING TENTANG KELULUSA SMP NAPA PLZZ :((

  6. admin mengatakan...

    mading kelulusan SMP? silakan diusulkan ke sekolah!

  7. Ryan mengatakan...

    Makasih y atas kiriman nya :wink:

  8. Mellyza Andriani mengatakan...

    :smile: Hy, saya boleh Mnta Foto Hasil mading nya ya,,? Cz Q jga mw bwt. tlong secepatnya.....

  9. M.Saleh.Syam mengatakan...

    trims atas penjelasannya! aku minta dikirimin foto atau gambarnya yang uda jadi ya ke emailku? kirim ya!

  10. admin mengatakan...

    waduh, maaf banget, mbak melly, kami tak memiliki foto madingnya.

  11. admin mengatakan...

    sama2, mas ryan.

  12. admin mengatakan...

    aduh, maaf banget, pak syam. kami tak punya fotonya.

  13. admin mengatakan...

    sama2, syukurlah kalau ada manfaatnya.

  14. bayu nurharyanto mengatakan...

    membuat mading itu tidak terlalu sulit yang penting ada kerja sama antar pembina kesiswaan, guru bahasa indonesia, dan pengurus osis dan didukung segenap institusi yang ada di lembaga itu. kalau sekolah punya mading akan melatih siswanya untuk berpikir dan melatih ketrampilan menulis.

  15. candra mengatakan...

    Terima kasih infonya, lebih lengkap lagi jika ada contoh gambarnya Pak..

  16. azhimi yasmin mengatakan...

    cara bikin mading ga ngerti nigh ?

  17. beby mengatakan...

    Contohnya dong :x

  18. dewi mengatakan...

    mau dunk contoh madingnya!!!!!

  19. serba seru mengatakan...

    terima kasih atas infonya broo. Saya tunggu kunjungannya di blog saya
    .-= serba seru´s last blog ..Nikmatnya Puasa di Ramadhan Ceria =-.

  20. HERVINNAHANDAYANI mengatakan...

    em saya maw nanx nih kira2 tulisan pa ya yang bagus buat mading...??? coznx baru pertama kali jdi anggota mading Gtu.. mohon saranx?? thanks

  21. ghifar mengatakan...

    aku suka cewek cewek kayanya pengen gua ewe

  22. MeLER_kuYA mengatakan...

    :roll: sEBAiknYA DI BERi GamBAr_GamBAR A9AR LEbih mENARIK. . . . .. . . . . .

  23. sMILLeEEE mengatakan...

    :razz: sEBAiNYa beRItanYa Lebih KompLIT DAn LebiH DI MeNarikkAn LAgI_

  24. tami mengatakan...

    aduuuhhh...
    aq kan koordntor mding d kmpus nii...tp aq bingung ma kreatifnya...soalny tiap bln kn hrus trbit..kdang-kdang mentok bgd ni otak...
    mwu dun cth-cth madingny..hiuhuh :???:

  25. Novitta mengatakan...

    Terima kasih atas caranya :smile:

  26. XcalvinX mengatakan...

    ...... Yang Mading Bahasa Inggris Gmana ??? :?: :?:

  27. eghy mengatakan...

    eghy minta tolong nigh, eghi di suruh buat mading sama guru BP tapi eghy ndag tau caranya buat mading. :sad: Bisa kasih saran ngak untuk ngajak teman" sekolah eghy tuk ikutan tulis mading . . :smile:

  28. Tiechan mengatakan...

    Waaah thanks ea wat InfoNya... :smile:
    bMnfaat bNget,,cZ q Mo lOmba mdiNg niE,,.. ;-)

  29. sufi mengatakan...

    Misi .. numpang tnya doUn .. d skLh aku ntuh ad Lomba mading .. tentang budaya .. gmn desin nya yah .. ?? ak binggnk .. :cry:

  30. cuiwe mengatakan...

    hi.......numpang kacie tau tentang cover mading lebih detail dunk' :?: :?: :?: coz perlu banget!!!! sekalian kacie contoh yang paling simpel donk........kacie!!!! ;-)

  31. win mengatakan...

    baut hiasan mading yg unik apaan ya ?
    tlg dongs :)

  32. win mengatakan...

    buat hiasan mading pakai apa ya biar kelihatan unik ?
    tlg dongs :)

  33. Sulfa mengatakan...

    Hemmpt ad lomba mading nih d skolah klo boleh tw gimana caranya ?? ;-)

  34. abu zaid mengatakan...

    good luck

  35. wildan mengatakan...

    :x :x :x mana contoh mading yg dah jadi

  36. roskamidar mengatakan...

    terima kasih atas tulisannya pak, saya sebagai guru sd di daerah cukup bisa memahaminya dan ingin mencoba membuatnya di sd kami, dan mohon tulisan lain yang lebih terperinci bahkan kalau dapat dengan contoh yang jadi, ok, salam...

  37. Felicitta Dianwidhi mengatakan...

    Kak,aku mendapat tugas membuat mading entah itu:artikel,puisi,cerita,gambar,dll.Bagaimana contohnya agar kelompok kami bisa mendapat giliran di Dinding Baca sekolah.Terima kasih

  38. vero mengatakan...

    say ingin belajar membuat mading online.. :shock: alna saya ingin mendalami dalam bidang online :mrgreen:

  39. nur hebiyanti mengatakan...

    kira2 mading yang menarik 2 harus terdiri apa saja dan apa sih yang bikin mading menarik. dan bgmna cara nya mnumbhkn kreasikita.... untuk hiasannya untuk tidak meniru krya orang lain

Poskan Komentar